Sinopsis Miniseries Gantung (2018) – Antara Drama, Misteri dan Seksualitas

Gantung Miniseries

film.mbahsinopsis.id - Jika kalian merindukan mini series ASEAN dengan kualitas cerita yang begitu kompleks, maka sekarang rasa rindu kalian akan terobati. Karena, kini ada mini series terbaru dari kolaborasi negara-negara ASEAN yang menggabungkan unsur drama, misteri dan seksualitas didalamnya. Mini series tersebut adalah Gantung yang dapat kalian saksikan melalui platform streaming Tribe.
Mini series ini merupakan project kolaborasi negara-negara di Asia Tenggara (atau disebut sebagai kolaboraSEA) yang digarap oleh dua negara yakni Indonesia dan Malaysia. Para pemeran yang terlibat dalam mini series ini juga berasal dari kedua negara tersebut diantaranya adalah Randy Pangalila (Gibran), Brandon Salim (KJ), Mentari de Marelle (Fara), dan Gita Sucia (Ratna) yang berasal dari Indonesia serta ada pula Ikmal Amry (Ray) dan Hafreez Adam (Troll) yang berasal dari Malaysia.
Tak hanya Gantung, project KolaboraSEA telah menghasilkan mini series lainnya yakni Do(S)a. Berbeda dengan Gantung, Do(S)a menceritakan tentang pertarungan antar gangster di Jakarta dengan keterlibatan tiga negara serumpun yakni Singapura, Malaysia dan Indonesia. Jika mini series Gantung memberikan bumbu misteri di dalamnya, mini series Do(S)a memberikan bumbu drama keluarga pada alur ceritanya. Perbedaan genre membuat project KolaboraSEA seakan menjadi paket lengkap bagi kalian yang merindukan mini series dengan jalan cerita yang kompleks dan menarik.
Mini series Gantung dapat kalian saksikan melalui platform streaming Tribe dari smartphone kalian. Aplikasi Tribe dapat diunduh melalui Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna Ios. Apabila kalian merupakan pengguna provider Telkomsel, kalian dapat menyaksikan mini series ini secara gratis dengan menggunakan paket Video-Max.

Sinopsis Miniseries Gantung
Dalam ceritanya, Gantung mengulas seputar geng SMA elite di Malaysia, The Musketeers. Geng ini terdiri dari 4 orang yakni Gibran, KJ, Ray dan Troll. Keempatnya memiliki hobi dan peringai yang berbeda meski akhirnya menjadi kompak dengan Gibran menjadi orang yang paling berpengaruh diantara mereka. The Musketeers dikenal sebagai geng nakal yang kerap kali membuat ulah di sekolahnya. Meski dikenal bermasalah, The Musketeers dapat menutupi semua kenakalannya melalui latar belakang orang tua Gibran yang merupakan ustad terkenal dan suka memberikan donasi kepada sekolah tersebut. Selain itu fisik yang rupawan membuat mereka digilai oleh para wanita di sekolah tersebut.
Seperti halnya The Musketeers, mereka memiliki kode etik yang disebut sebagai “one for all”. Namun, one for all yang diterapkan oleh keempat anak ini yakni berupa kesepakatan jika ada satu wanita yang tertarik, maka wanita tersebut harus dinikmati bersama (secara seksual) oleh seluruh anggota The Musketeers. Selain itu, mereka juga membuat kesepakatan untuk tidak memperbolehkan anggotanya memiliki pacar dalam hubungan yang serius. Jika ada, maka pacar tersebut harus dinikmati bersama seperti kode etik mereka “one for all”
Konflik cerita mulai terjadi ketika Gibran menyukai seorang wanita bernama Fara. Fara merupakan anak baru di sekolah tersebut yang bersaing dengannya untuk menjadi ketua pelajar. Karena suatu insiden, mereka akhirnya menjadi dekat dan menyukai satu sama lain. Gibran yang tidak ingin Fara dibagi bersama teman-temannya akhirnya menutup rapat-rapat hubungan mereka berdua. Semakin rumit saat Ratna yang merupakan rekan sekamar Fara ternyata diam-diam juga menyukai Gibran sejak lama. Ratna merupakan sosok yang misterius dan cenderung psycho. Ia bahkan berusaha membuat Gibran tertarik melalui serangkaian ritual mistis yang membuat cerita seram bermunculan pada setiap serinya.
Adanya bumbu misteri membuat mini series Gantung menjadi semakin menarik untuk disaksikan. Tak hanya melalui Ratna yang dikenal psycho dan misterius, suasana mistis juga terbangun lewat penampakan yang kerap kali menghantui para anggota The Musketeers dan juga Fara. Sebagai penonton, kalian akan dibuat penasaran dengan kelanjutan cerita di tiap serinya seiring banyaknya konflik yang terjadi dalam mini series ini. Gantung terasa semakin lengkap saat pembahasan seputar seks bebas, orientasi seks menyimpang dan gaya bahasa khas geng anak sekolah ditunjukkan secara jelas dan lugas di tiap serinya.

Loading...

Terima kasih telah membaca artikel di Mbah Sinopsis, Berikut beberapa peraturan untuk berkomentar diblog ini:

1. Dilarang meninggalkan link aktif dikomentar blog

2. Komentar yang tidak relevan dengan artikel yang terkait akan dihapus

3. Dilarang SPAM, berkata kasar, SARA dan segala bentuk komentar yang tidak layak untuk dipublish

4. Jika ingin meng copas artikel dari blog ini, mohon untuk mencantumkan sumber..

Mohon maaf jika ada perkataan Mbah yang kurang berkenan, Semoga kalian mendapatkan apa yang kalian cari disini.. Salam Movie dari Mbah..
EmoticonEmoticon