Sinopsis Film Takut kawin 2018 - Herjunot Ali Takut Untuk Menikah

Film Takut kawin

Film Takut kawin 2018

Takut Kawin merupakan film Indonesia bergenre drama romantis berbalut komedi yang digarap oleh Syaiful Drajat AS selaku sutradara sekaligus produser eksekutif. Dalam kursi produser, Syaiful bekerjasama dengan A Mubarok AS dan Jamiatun Nahar AS.

Film Takut Kawin ceritanya berpusat pada seorang anak muda yang beranjak dewasa dimana ia sudah mapan dan akan menuju ke step pernikahan. Namun karena mendengan hal-hal negatif tentang kehidupan setelah menikah, ia menjadi galau dan akhirnya takut kawin.

Pemuda tersebut bernama Bimo yang diperankan oleh Herjunot Ali (5 cm, The Doll 2). Ia adalah seorang pengusaha muda yang memiliki kekasih bernama Lala, diperankan oleh Indah Permatasari (Stip & Pensil, Jomblo). Namun karena guncangan saat mempersiapkan pernikahan mereka, Bimo berpikir untuk menunda masa depan hidup berumah tangga bersama Lala. Akibatnya, hari bahagia pun terancam batal.

Film menarik yang menyampaikan ke anak muda, mending nikah ketimbang pacaran. Mereka yang mau nikah pasti takutnya nggak punya kerjaan, mobil dan rumah kalau kawin. Dilain sisi juga menikah itu adalah ibadah.

Turut serta pemain lainnya seperti Adjis Doaibu (Mau Jadi apa?Benyamin Biang Kerok), Babe Cabita (Si JukiTotal Chaos), Miller Khan (Keluarga Tak Kasat MataPetak Umpet Minako), Asri Welas (Susah Sinyal, The Underdogs), Denny Chandra (Capres, The Tarix Jabrix 3), Michelle Joan (7 Misi Rahasia Shopie, After School Horror 2), Junior Liem (Kamulah Satu-satunya, Operation Wedding) dan masih banyak lagi. Mereka akan berperan sesuai skenario yang dibuat oleh Alim Sudio (ChrisyeNini Thowok) selaku penulis alur cerita dalam film ini.

Amanah Surga Productions (ASPro) selaku pihak produksi menjadwalkan film Takut Kawin pada awal bulan Maret. Siap-siap akan ada Kawinan dibioskop kesayangan Anda.

Sinopsis Film Nini Thowok 2018 - Menguak Misteri Boneka Nini Thowok

Film Nini Thowok

Film Nini Thowok 2018

Nini Thowok merupakan film horor Indonesia yang digarap oleh Erwin Arnada (Jelangkung 3, Guru Ngaji) selaku sutradara sekaligus penulis skenario bersama dengan Alim Sudio (Chrisye,Ayat Ayat Cinta 2). Diadaptasi dari certa rakyat yang melegenda (urban legend) di masyarakat Jawa bernama Nini Thowok, sebuah boneka yang terbuat dari siwur atau batok kelapa yang bentuknya hampir menyerupai jelangkung, namun diberi pakaian hingga seperti perempuan.

Nini Thowok digunakan sebagai media untuk memanggil arwah atau roh dan dapat dikatakan jika Nini Thowok adalah jalangkung perempuan. Bahkan banyak yang menganggap Nini Thowoklebih menyeramkan karena ukurannya yang besar setinggi manusia.

TBS Films selaku pihak rumah produksi menghadirkan Natasha Wilona (Rumah Pasung, Relationshit) sebagai pemeran utama yang akan beradu akting dengan para aktor dan aktris senior seperti Inggrid Widjanarko (Bunda: Kisah Cinta 2 KodiFlight 555), Gesata Stella (3Sum, Midnight Show), Jajang C. Noer (HoaxHujan Bulan Juni) dan Slamet Ambari (Turah). Turut serta pemain yang berusia kanak-kanak seperti Nicole Rossi dan Rasyid Al Buqhory


Soundtrack Film Nini Thowok

Mytha Lestari - Takkan Pernah Mati
Belang Benar - Na na na na

Diproduseri oleh Ronny Irawan (Komedi Moderen Gokil, Trinity), Hendro Djasmoro dan Andreas Setiaputra, Film Nini Thowok dijadwalkan segera gentayangan pada awal bulan Maret dengan tagline-nya, “Satu diundang, yang lain datang tak mau pulang".

Sinopsis Film Benyamin Biang Kerok 2018

Film Benyamin Biang Kerok

Film Benyamin: Biang Kerok 2018

Benyamin Biang Kerok merupakan film drama komedi yang dibaluti musikal garapan dari Hanung Bramantio (Kartini, Surga Yang Tak Dirindukan) selaku sutradara. Terinspirasi dari film Benyamin Biang Kerok yang dirilis tahun 1972 diperankan oleh legenda komedian, penyanyi sekaligus aktor asli betawi, almaruhum Benyamin Sueb dengan alur cerita yang berbeda dan lebih kekinian. Namun tak menghilangkan unsur kebudayaan Betawi didalamnya.

Selaku pihak produksi film, Falcon Pictures menghadirkan Reza Rahardian (Gerbang Neraka, Critical Eleven) selaku pemeran utama sebagai Pengki, karakter yang pernah diperankan oleh Benyamin dalam film Biang Kerok dulu. Reza harus bisa menirukan gaya sang tokoh legendaris, Benyamin yang sangat ikonik dengan logat Betawi, suara dan tawanya.

Turut serta pemain lain dari generasi berbeda, senior maupun anak muda seperti Rano Karno (Suami untuk Mak, Galih dan Ratna), Meriam Belina (Surat Cinta untuk Starla the MovieJembatan Pensil), Adjis Doa Ibu (Mau Jadi Apa?, From London to Bali), Aci Resti (Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal) dan aktris pendatang baru, Delia Husein.

Film Benyamin Biang Kerok bukanlah film biopik yang menceritakan sejarah kehidupan dari Benyamin Sueb, film ini remake dari film Biang Kerok yang dulu. Di filmnya terdahulu, Benyamin tak pernah berperan menjadi dirinya sendiri, beliau berperan menjadi orang lain seperti menjadi Pengki di film Biang Kerok, menjadi Tarzan di film Tarzan Kota dan dalam film terakhirnya menjadi Babe Doel di serial Si Doel Anak Sekolahan.

Alur cerita film Benyamin Biang Kerok sendiri dikerjakan oleh Bagus Bramanti (Dear Nathan, Yowis Ben), Senoaji Julius (Turis Romantis) dan Hilman Mutasi (5 cm, Mama Cake) selaku penulis skenario.

Meskipun awalnya tak diberi tahu, Film Benyamin Biang Kerok tetap melibatkan keluarga Benyamin Sueb dalam penulisan skenario dan pemilihan lagu-lagu seperti Biang Kerok, Ujan Gerimis, Pergi Ke Bioskop dan Ondel-Ondel.

Di informasikan oleh Hanung Bramantyo jika film Benyamin Biang Kerok akan dibagi menjadi dua bagian, sama halnya seperti film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss. Meskipun dibagi menjadi dua bagian, alur cerita di film bagian pertama tidak akan menggantung diakhir, karena tetap mengusung formula satu film dimana ada awalan, klimaks dan ending.

Diproduseri oleh Frederica (Si Juki the Movie, Surat Kecil untuk Tuhan) yang bekerja sama dengan HB Naveen (HoaxJomblo), Dallas Sinaga (Comic 8, My Stupid Boss) dan Ody Mulya Hidayat (Keluarga Tak Kasat MataDilan 1990) selaku Produser Eksekutif. Film Benyamin Biang Kerok di jadwalkan akan tayang pada awal bulan Maret.

Sinopsis Film Meet Me After Sunset 2018 - Kisah Matahari, Bulan dan Bintang

Film Meet Me After Sunset

Film Meet Me After Sunset 2018

Meet Me After Sunset merupakan film drama romantis remaja yang digarap oleh Danial Rifki (La Tahza, Haji Backpacker) selaku sutradara. Diproduseri oleh Edward Chandra (1 Cinta di Bira) yang bekerja sama dengan Alfandi Abdul Rachman (Me vs Mami, Chrisye) dan Toha Essa (3 Dara, The Professionals) selaku produser eksekutif.

Film Meet Me After Sunset memiliki poin yang menjadi pembeda dengan drama kisah percintaan remaja lainnya yang mengambil tema kekinian. Film ini akan berfokus pada kisah persahabatan dan keluarga uang mengedepankan norma-norma ketimuran. Salah satunya keunggulan lainnya dari film ini ialah penggunaan teknologi CGI atau Computer Generated Imagery seperti film hollywood dalam pengambilan adegannya.

Film produksi MNC Pictures ini menghadirkan Agatha Chelsea (Ada Cinta Di SMA), Maxime Bouttier (One Fine Day, Gunung Kawi) dan Billy Davidson (Dear Love, Udah Putusin Aja!) selaku pemeran utama. Agatha menjadi tokoh Gadis yang merupakan seorang remaja perempuan yang berbeda dari kebanyakan. Ia lebih senang beraktifitas di malam hari dan hanya memiliki sahabat bernama Bagas.

Sedangkan Maxime menjadi tokoh Vino, seorang anak yang baru pindah dari Jakarta untuk menetap di Bandung. Meskipun ia merasa tak nyaman dengan tempat tinggal barunya, justru ia menemukan cinta sejatinya, Gadis. Namun ia harus berhadapan dengan Bagas, malaikat pelindungnya Gadis sejak kecil.

Dan Billy Davidson yang menjadi sosok Bagas, seseorang yang selalu memberi dukangan Gadis agar tak menampakan diri di siang hari. Berbanding terbalik dengan Bagas, Vino adalah orang yang selalu meyakinkan Gadis bahwa siang itu lebih menyenangkan. Hal ini perlambangan dari alam yaitu Bulan, Bintang dan Matahari.

Turut serta pemain lainnya seperti Yudha Keling (Yowis BenFlight 555), Iszur Muchtar (Love and Faith, Shy Shy Cat), Feby Febiola (I Am Hope, The Underdogs), Oka Sugawa (Air Mata Fatimah, Melbourne Rewind) dan Deanda Puteri (Mau Jadi Apa?). Mereka akan berperan sesuai alur cerita yang dibuat oleh Haqi Achmad (This Is Cinta, Ada Cinta Di SMA), Fatmaningsih Bustamar (Surat Cinta untuk Kartini, Demi Cinta) dan Miftha Syafrian Yahya (1 Cinta di Bira) selaku penulis skenario.

Film Meet Me After Sunset mengambil keindahan alam Indonesia di Desa Ranca Upas, Ciwidey Bandung sebagai lokasi syuting dengan tambahan efek CGI didalamnya. Dijadwalkan Film Meet Me After Sunset akan tayang pada akhir bulan Februari.

Sinopsis Film Yowis Ben 2018

Film Yowis Ben 2018

Film Yowis Ben 2018

Yowis Ben merupakan film Indonesia bergenre drama komedi yang digarap oleh Youtubers ternama, Bayu Skak (Hangout, Insya Allah Sah) selaku sutradara, penulis dan juga pemain dalam film ini. Dalam posisi sutradara, Bayu bekerjasama dengan Fajar Nugros (Gangster, Cinta Selamanya) sedangkan dalam pembuatan naskah cerita, Bayu bekerjasama dengan Bagus Bramanti (Talak 3, Kartini) dan Gea Rexy (Dear Nathan).

Bayu membuat alur cerita film ini terinspirasi dari kisahnya dahulu. Pembentukan grup Yowis Ben terinspirasi dari kisah Bayu saat masih sekolah dimana ia mempunya band bernama Bayu Band.

Film komedi ini mempunyai daya tarik tersendiri dimana hampir 90% bahasa yang digunakan adalah bahasa jawa. Namun bagi penonton yang kurang mengerti dengan bahasa Jawa, tenang, film ini menyediakan subtitle sendiri yang mudah dipahami oleh khalayak umum.

Film ini tak hanya bercerita tentang perjalanan anak band saja. Namun terdapat hal mengenai persahabatan antara teman, keluarga dan juga percintaan.

Film produksi Starvions ini menghadirkan pemain seperti Cut Meyriska (Seandainya), Brandon Salim (The Underdogs, Dilan 1990), Joshua Suherman (Cerita Cinta, Gila Jiwa the Movie) dan Aliyah Faizah (After School Horror 2Mereka Yang Tak Terlihat). Dihadirkan pula Erix Endangk Soekamti dan Sandy Pas Band yang berperan sebagai juri dalam kompetisi band.

Selain itu ada juga Youtubers Ria Ricis (Mars Met Venus, Selebgram) sebagai MC kompetisi tersebut. Tidak hanya youtuber, film ini juga menggandeng komedian senior seperti Arief Didu (Cek Toko Sebelah, Flight 555), Kartolo, Sapari dan masih banyak lainnya.

Film ini mengambil beberapa lokasi di Malang seperti Museum Angkut, Alun-alun Kota Malang, Gereja Hati Kudus, dan Kampung Warna-warni.

Film yang diproduseri oleh Chand Parwez Servia (Hujan Bulan Juni, Critical Eleven) dan Fiaz Servia (Susah SinyalMau Jadi Apa?) ini dijadwalkan akan tayang pada akhir bulan Februari.

Daftar Film Indonesia Tayang di Bulan Februari 2018

Seperti biasa, tiap bulan Mbah Sinopsis akan berbagi informasi seputar film yang akan tayang setiap bulannya berupa sinopsis dan informasi penting dalam film yang dibahas. Pada artikel kali ini, Mbah akan berbagi Daftar film Indonesia yang akan tayang di bulan Februari 2018.
Jika kalian ingin mengetahui Daftar film barat yang termasuk dalam jajaran film Box Office maupun Blockbuster, silakan membacanya di “Daftar Film Seru di Bulan Februari 2018”. Tanpa basa-basi, inilah beberapa referensi film yang wajib masuk daftar atau list nonton kalian bersama orang tercinta.

Sinopsis Film Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati 2018

Film Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati 2018

Film Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati 2018

Bayi Gaib Bayi Tumbal Bayi Mati merupakan film horor indonesia yang digarap oleh Rizal Mantovani (ChrisyeEiffel I’m In Love 2) selaku sutradara dan diproduseri oleh Dheeraj Kalwani (Gasing Tengkorak, Selebgram). Film ini remake dari film horor Bayi Ajaib yang pernah populer di tahun 1982 silam. Sebagaimana diketahui bahwa film Bayi Ajaib adalah salah satu film horor Indonesia era 1980-an yang cukup diperbincangkan. Film tersebut disutradarai oleh Tindra Rengat.

Meskipun film horor, film ini tidak hanya menyerta-mertakan tentang hal berbau gaib atau setan tapi ada juga tentang ilmu psikologi ilmiahnya dan juga ada 'message' yang disampaikan melalui film ini seperti bahwa sakit yang dialami oleh tokoh Farah memiliki penjelasan ilmiahnya.

Film ini juga terdapat drama keluarganya yang sangat kuat dimana pasangan suami istri melakukan segala hal untuk melindungi buah hatinya, bahkan untuk hal-hal yang tak masuk akal. Film yang diproduksi oleh MD Pictures dan Dee Company ini telah banyak mengganti judul, seperti Bayi Ajaib, Bayi Gaib dan Bayi Tumbal.

Film Bayi Gaib menghadirkan pemain seperti aktor kelahiran Malaysia, Ashraf Sinclair (Saus Kacang, The Real Pocong) dan aktris ternama Indonesia, Rianti Cartwright (Surat Cinta untuk Starla the Movie, Kartini). Turut serta pemain lainnya, Mario Lawalata (Skandal, Move On), Dorman Borisman (Para Pemburu Gajah, Surat Kecil untu Tuhan), Piet Pagau (La Tahza, Hijrah Cinta), Rina Hasyim (Hijab, Sweet 20) dan Yati Surachman (Tommi n  JerriDilan 1990).

Ini menjadi film horor pertama yang dibintangi oleh Rianti Cartwright karena sifatnya yang takut akan film horor. Namun karena film ini disutradarai oleh Rizal Mantovani, sebelumnya mereka bekerjasama dalam film Bulan Terbelah di Langit Amerika, dan karena tertarik pada alur cerita yang dibuat oleh Baskoro Adi Wuryanto (Jailangkung, Ruqyah The Exorcism), Rianti menerima tawaran tersebut.

Film Bayi Gaib Bayi Tumbal Bayi Mati dijadwalkan akan tayang pada pertengahan bulan Februari dan digadang-gadang akan tayang di Indonesia dan Malaysia.

Film di Tahun ini


More »

Genre Horror


More »