Sinopsis Film Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga


Film Milly dan Mamet

Film Milly dan Mamet 2018

Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga merupakan film Indonesia bergenre drama komedi yang digarap oleh Ernest Prakasa (Susah Sinyal, Sesuai Aplikasi) selaku sutradara, pemain dan juga penulis skenario bersama Meira Anastasia (Cek Toko Sebelah, The Underdogs) dengan mengadaptasi kisah dari karakter atau tokoh lain dalam film Ada Apa Dengan Cinta.

Pada film ini, kisah utamanya adalah tentang keluarga yang dibangun oleh Mamet dan Milly yang dikedua film AADC sendiri belum diceritakan.

Film Milly dan Mamet menjadi spin-off dari AADC sekaligus sekuel dimana ceritanya melanjutkan kisah setelah kejadian di film Ada Apa Dengan Cinta 2. Namun film ini juga akan menghadirkan tokoh-tokoh utama dalam film AADC seperti para sahabatnya yaitu Cinta, Karmen dan Maura.

Diproduseri oleh Chand Parwez Servia (SajenGenerasi Micin), Mira Lesmana (Kulari Ke Pantai, Laskar Pelangi) dan Fiaz Servia (Hujan Bulan JuniBelok Kanan Barcelona) dengan menghadirkan aktor dan aktris seperti Sissy Prescillia (Bukan Malin Kundang, Romeo Juliet), Dennis Adhiswara (Pizza Man, Baik Baik Sayang), Ernest Prakasa, Julie Estelle (Gerbang Neraka, Headshot), Yoshi Sudarso (Buffalo Boys), Dian Sastrowardoyo (Aruna & Lidahnya, Kartini), Ardinia Wirasti (Satu Hari Nanti, Critical Eleven), Titi Kamal (Hanum dan Rangga, DOA) dan Surya Saputra (Something in BetweenDear Nathan 2).

Selaku pihak produksi, Starvision dan Miles Films telah menjadwalkan film Milly dan Mamet: Ini Bukan Cinta dan Rangga akan tayang pada akhir bulan desember

Sinopsis Film Namamu Kata Pertamaku - Kisah Perjalanan Si Bisu

Film Namamu Kata Pertamaku

Film Namamu Kata Pertamaku

Namamu Kata Pertamaku merupakan film bergenre drama garapan dari Rere Art2tonic (Maipa Deapati & Datu MusengSilariangselaku sutradara dan penulis skenario bekerjasama dengan M Rizal Saputra (Gunung Bawakaraengdalam mengembangkan ceritanya.

Dibintangi oleh Adipati Dolken (PosesifHujan Bulan Juni) dan Rania Putrisari (3 Dara 2sebagai pemeran utama. Turut serta Syahriar Tato (Sunset di Pantai Losari), Awaluddin Tahir (1 Cinta di Bira), Zulkifli Gani (Cinta sama dengan Cindolo na Tape) dan Daeng Uki (Bombe Dua).

Diproduseri oleh Hendra Sirajuddin (Bombe, Sumiati), film ini mengisahkan tentang seorang lelaki bisu yang diperankan oleh Adipati Dolken melakukan sebuah perjalanan ke Toraja untuk berobat agar dapat berbicara. Kenapa berobat ke Toraja? Karena disana terdapat ritual Manene, dimana ritual tersebut dipercaya bisa membuat orang mati pun bisa berjalan, apalagi hanya orang bisu seperti dirinya, pasti bisalah disembuhkan.

Film Namamu Kata Pertamaku mengambil lokasi syuting di daerah malino Kabupaten Gowa, Pangkep dan Barru. Dengan mengusung lagu berjudul Tak Sempurna sebagai soundtrack film ini, yang dibawakan oleh Randy Wijazz. Lagunya sendiri telah diaransemen oleh Jhaka Wijazz yang menambah emosional kepada penontonnya.

Selaku pihak produksi, Paramedia Indonesia (sineas Makassar) telah menjadwalkan film Namamu Kata Pertamaku akan tayang pada akhir bulan november.

Sinopsis Film Keira - Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian 2018

Film Keira

Film Keira : Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian

Keira Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian merupakan film Indonesia bergenre thriller yang digarap oleh Harry Dagoe (Cinta Setaman, Sunya) selaku sutradara sekaligus penulis. Bekerja sama dengan Tirta Siregar dalam pengembangan skenario dan diproduseri oleh Andre Murtono (2 Batas Waktu).

Film Keira Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian dibintangi oleh Angelica Simperler (Kerasukan, Get Lost), Ray Sahetapy (Sebelum Iblis MenjemputThe Origin of Santet) dan Rocky Jeff (Will You Marry Me, The Promise). Turut serta Tiga Setia Gara (Miss Call, Jomblo Ngenes), Cinta Ramlan (Nay, hUSh), Erlandho Saputra (Kutukan Arwah Santet, Ketika Tuhan Jatuh Cinta) dan Djenar Maesa Ayu (Something in BetweenAsih).

Tamee Irelly - Rahasia (OST Keira).
Lagu Rahasia yang senapas dengan inti cerita film Keira menjadikan kombinasi ini begitu harmonis. Diciptakan Ade Govinda dan di produksi oleh PH. Tu7uh Rumah Produksi serta  dinyanyikan penuh penghayatan oleh Tamee Irelly.

Film Keira akan banyak menampilkan keindahan kota dan pariwisata di kota Lampung dengan mengisahkan tentang seorang gadis penderita Skizofrenia yang memiliki tujuh kepribadian berbeda dan tiap kepribadian akan diperankan oleh tujuh pemain berbeda. Namanya adalah Keira, seorang gadis remaja yang cantik akan tetapi ia memiliki sifat pendiam, introvert dan misterius dengan memiliki masa lalu kelam, teramat sangat kelam.

Ketika ia masih anak-anak, ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, ibunya dibunuh dengan tragis oleh ayahnya di bawah curahan air terjun pedalaman. Ayahnya memang merupakan seorang pembunuh dan bukan hanya sekali Keira menyaksikan ayahnya melakukan perbuatan terkutuk itu.

Mirip dengan film Split yang mengisahkan seorang pria yang memiliki 24 kepribadian berbeda dalam satu tubuh, berbedanya semua kepribadian dapat diekplor oleh satu aktor, James McAvoy dan juga latar belakang yang berbeda. Namun film Keira ini patut di tunggu penayangannya karena genre yang disajikan berbeda dari film Indonesia kebanyakan.

Selaku pihak produksi, Tu7uh Rumah Produksi telah menjadwalkan film Keira Kisah Gadis dengan Tujuh Kepribadian akan tayang pada pertengahan bulan november.

Sinopsis Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur 2018 - Totalitas Luna Maya menjadi Mendiang Suzzanna

Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur

Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Suzzanna Bernapas dalam Kubur merupakan film Indonesia bergenre horor yang digarap oleh Rocky Soraya (Mata BatinSabrina) dan Anggy Umbara (5 Cowok Jagoan, DOA) dengan mengangkat kembali kisah aktris horor indonesia, Suzzanna. Meskipun seperti film-film terdahulunya seperti Beranak dalam Kubur (1971) atau Bernafas dalam Lumpur(1970), Namun kisah dalam film ini memiliki naskah yang baru, benar-benar menceritakan hal baru dan tak ada hubungannya dengan film-film lama.

Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur dibintangi oleh Luna Maya (The Doll, Partikelir) dan Herjunot Ali (Takut Kawin, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck) selaku pemeran utama. Turut serta pemain lain seperti Clift Sangra (Hantu Ambulance, Dia Sang Penakluk), Teuku Rifnu Wikana (Dilan 1990Wiro Sableng 212), Alex Abbad (Hanum dan RanggaAsih), Verdi Solaiman (Pai KauEL), Kiki Narendra (Love for Sale), Asri Welas (Ananta, Cek Toko Sebelah), Opie Kumis (Midnight, Selebgram) dan Ence Bagus (Yowis BenGila Lu Ndro).

Mereka akan bermain sesuai skenario yang telah dibuat oleh Bene Dion Rajagukguk (Mau Jadi Apa?, Susah Sinyal), Sunil Soraya (Eiffel Im in Love 2Target) dan Ferry Lesmana (Danur).

Sunil Soraya yang juga bekerja sebagai produser bersama rumah produksi Soraya Intercine Films telah menjadwalkan film Suzzanna Bernapas dalam Kubur akan tayang pada pertengahan bulan november.

Film ini akan berlatar waktu tahun 1980-an dimana hal tersebut berpengaruh besar terhadap aspek horor dikarenakan film ini tidak menggunakan elemen jumpscare.

Meskipun bergenre utama horor, penambahan unsur komedi seperti yang ada didalam film-film horor lama Suzzanna tetap dipertahankan untuk film versi Luna Maya ini.

Pada awalnya, pemilihan Luna Maya dicemaskan tidak bisa menyerupai sosok Suzzanna. Namun setelah bertemu pasangan make-up artists asal Rusia untuk 'cetak muka' dan melihat hasil topeng prostetik, dapat dilihat dari trailer dan foto kemiripan Luna Maya yang berperan sebagai Suzzanna.

Luna Maya juga harus belajar secara intensif dalam mendalami karakternya seperti gerak-gerik, cara belajar, intonasi, ekspresi emosi serta cara berbicara dari mendiang Suzzana.

Sinopsis Film Hanum dan Rangga: Faith and The City 2018

Film Hanum & Rangga: Faith & The City

Film Hanum & Rangga: Faith & The City

Hanum dan Rangga Faith and The City merupakan film Indonesia bergenre drama yang digarap oleh Benni Setiawan (Insya Allah Sah, The Perfect Husband) selaku sutradara sekaligus penulis cerita yang telah ia kembangkan berdasarkan pengadaptasian dari novel best seller yang di rilis tahun 2015 karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra berjudul "Faith and the City".

Faith and the City menjadi buku ketiga yang telah ditulis bersama pasangan suama-istri ini setelah buku yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropapada tahun 2011 dan Bulan Terbelah di Langit Amerika pada tahun 2014.

Sebenarnya, Faith and the Ciry pada dasarnya adalah kelanjutan kisah dari perjalanan penulis di buku sebelumnya, Bulan Terbelah di Langit Amerika dimana buku tersebut mengangkat topik tentang islamophobia yang melanda Amerika pasca tragedi WTC. Sedangkan Faith and the City sendiri mengangkat topik tentang peran media massa dalam mencitrakan islam di mata dunia.

Film ini sendiri mengisahkan tentang dilemanya seorang wanita karir, Hanum yang ditawarkan pekerjaan yang diimpikannya, menjadi seorang produser program acara di televisi GNTV (Global New York TV) yang meliput dunia islam dan Amerika. Namun pekerjaan tersebut menjauhkan hubungan Hanum pada suaminya, ditambah lagi terdapat seorang wanita, Azima Hussein yang mengagumi sosok Rangga, suaminya, yang membuatnya cemburu.

Film Hanum & Rangga: Faith and the City dibintangi oleh Acha Septriasa (Bunda Kisah Cinta 2 Kodi, Jaga Pocong) dan Rio Dewanto (Surat dari Praha, Filosofi Kopi the Movie) selaku pemeran utama. Turut serta pemain lain yaitu Titi Kamal (Demi Cinta, DOA), Arifin Putra (5 Cowok Jagoan, Sabtu Bersama Bapak), Alex Abbad (Buffalo BoysAsih), Ayu Dewi (Trinity, Penganten Sunat), Ciara Nadine Brosnan (Ananta, Kuntilanak) dan Tyson Lynch (Si Juki the Movie, Jagoan Instan).

Selaku pihak rumah produksi, MD Pictures telah menjadwalkan film Hanum & Rangga: Faith and the City akan tayang perdana pada awal bulan november dengan tagline “New York: Kota yang telah mengkhianatinya, dengan sempurna.”

Film yang diproduseri oleh Manoj Punjabi (Danur 2 MaddahGasing Tengkorak) ini memiliki soundtrack film yang berjudul Satu Sayap Tertinggal yang akan dinyanyikan oleh Krisdayanti.

Sinopsis Film Tengkorak 2018 - Misteri Bukit Tengkorak

Film Tengkorak

Film Tengkorak 2018

Tengkorak merupakan film indonesia bergenre fantasi berbalut sains fiksi yang digarap oleh Yusron Fuadi, seorang dosen di SV UGM (Universitas Gajah Mada) selaku sutradara, pemain sekaligus penulis skenario, dimana idenya didapat dari cerita fiksi ilmiah tentang adanya bukit Tengkorak yang berada di pulau Jawa, Provinsi Yogyakarta.

Film ini berkisah tentang penelitian bukit Tengkorak dan menjadi incaran bagi negara asing, bukit tengkorak ini dilihat seperti bentuk kepala manusia pada umumnya akan tetapi berukuran sangat besar. Hal ini yang menjadi misteri bagi bukit tengkorak ini.

Dalam proses pembuatannya, film Tengkorak membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun untuk menyelesaikannya. Film ini dibuat dengan maksud agar semua orang bisa mengetahui tentang adanya bukit Tengkorak yang benar adanya.

Film Tengkorak dibintangi oleh para mahasiswa UGM yaitu Eka Nusa Pertiwi, Guh S Mana, Rukman Rosadi, Kedung Darma Romansha, Heru Sambawa, Muhammad Abe, Haydar Salish, Ridho Ilahi, Wikan Sakarinto, Eddy OS Hiariej dan Febry Artofart.

Bergenre film fiksi ilmiah yang sudah langka di dunia perfilman Indonesia menjadikan daya tarik tersendiri dari film ini. Begitu pula dengan penggunaan teknologi visual efek yang sedikitnya terdapat 127 visual effect yang digunakan dalam film ini tidak kalah bagusnya dengan film-film Hollywood.

Film Tengkorak juga menggunakan visual efek Blue Screen, yaitu teknik pembuatan efek khusus pada gambar atau video seperti halnya green screen. Meskipun biaya produksi yang dikeluarkan terbilang minim, yaitu hanya 400-500 juta rupiah.

Film ini telah tayang di beberapa acara festival film seperti di Festival Film Cinequest 2018 di San Jose, California Amerika Serikat dan masuk nominasi Best Film untuk katagori Science Fiction, Fantasy and Thriller.

Soundtrack Film Tengkorak adalah lagu "Setangkai Teratai di Tepian Sungai" cover by Nailaa (@cecenaila)

Selaku pihak produksi, Akasacara Film dan Vokasi Studios telah menjadwalkan film Tengkorak akan tayang pada bulan oktober dengan tagline-nya "Rediscovering Humanity".

Daftar Film Indonesia Tayang di Bulan Oktober 2018

Seperti biasa, tiap bulan Mbah Sinopsis akan berbagi informasi seputar film yang akan tayang setiap bulannya berupa sinopsis dan informasi penting dalam film yang dibahas. Pada artikel kali ini, Mbah akan berbagi Daftar film Indonesia yang akan tayang di bulan Oktober 2018.
Jika kalian ingin mengetahui Daftar film barat yang termasuk dalam jajaran film Box Office maupun Blockbuster, silakan membacanya di “Daftar Film Seru di Bulan Oktober 2018”. Tanpa basa-basi, inilah beberapa referensi film yang wajib masuk daftar atau list nonton kalian bersama orang tercinta.

Film di Tahun ini


More »

Genre Horror


More »