Sinopsis Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur 2018 - Totalitas Luna Maya menjadi Mendiang Suzzanna

Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur

Film Suzzanna: Bernapas dalam Kubur

Suzzanna Bernapas dalam Kubur merupakan film Indonesia bergenre horor yang digarap oleh Rocky Soraya (Mata BatinSabrina) dan Anggy Umbara (5 Cowok Jagoan, DOA) dengan mengangkat kembali kisah aktris horor indonesia, Suzzanna. Meskipun seperti film-film terdahulunya seperti Beranak dalam Kubur (1971) atau Bernafas dalam Lumpur(1970), Namun kisah dalam film ini memiliki naskah yang baru, benar-benar menceritakan hal baru dan tak ada hubungannya dengan film-film lama.

Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur dibintangi oleh Luna Maya (The Doll, Partikelir) dan Herjunot Ali (Takut Kawin, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck) selaku pemeran utama. Turut serta pemain lain seperti Clift Sangra (Hantu Ambulance, Dia Sang Penakluk), Teuku Rifnu Wikana (Dilan 1990Wiro Sableng 212), Alex Abbad (Hanum dan RanggaAsih), Verdi Solaiman (Pai KauEL), Kiki Narendra (Love for Sale), Asri Welas (Ananta, Cek Toko Sebelah), Opie Kumis (Midnight, Selebgram) dan Ence Bagus (Yowis BenGila Lu Ndro).

Mereka akan bermain sesuai skenario yang telah dibuat oleh Bene Dion Rajagukguk (Mau Jadi Apa?, Susah Sinyal), Sunil Soraya (Eiffel Im in Love 2Target) dan Ferry Lesmana (Danur).

Sunil Soraya yang juga bekerja sebagai produser bersama rumah produksi Soraya Intercine Films telah menjadwalkan film Suzzanna Bernapas dalam Kubur akan tayang pada pertengahan bulan november.

Film ini akan berlatar waktu tahun 1980-an dimana hal tersebut berpengaruh besar terhadap aspek horor dikarenakan film ini tidak menggunakan elemen jumpscare.

Meskipun bergenre utama horor, penambahan unsur komedi seperti yang ada didalam film-film horor lama Suzzanna tetap dipertahankan untuk film versi Luna Maya ini.

Pada awalnya, pemilihan Luna Maya dicemaskan tidak bisa menyerupai sosok Suzzanna. Namun setelah bertemu pasangan make-up artists asal Rusia untuk 'cetak muka' dan melihat hasil topeng prostetik, dapat dilihat dari trailer dan foto kemiripan Luna Maya yang berperan sebagai Suzzanna.

Luna Maya juga harus belajar secara intensif dalam mendalami karakternya seperti gerak-gerik, cara belajar, intonasi, ekspresi emosi serta cara berbicara dari mendiang Suzzana.

Sinopsis Film Hanum dan Rangga: Faith and The City 2018

Film Hanum & Rangga: Faith & The City

Film Hanum & Rangga: Faith & The City

Hanum dan Rangga Faith and The City merupakan film Indonesia bergenre drama yang digarap oleh Benni Setiawan (Insya Allah Sah, The Perfect Husband) selaku sutradara sekaligus penulis cerita yang telah ia kembangkan berdasarkan pengadaptasian dari novel best seller yang di rilis tahun 2015 karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra berjudul "Faith and the City".

Faith and the City menjadi buku ketiga yang telah ditulis bersama pasangan suama-istri ini setelah buku yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropapada tahun 2011 dan Bulan Terbelah di Langit Amerika pada tahun 2014.

Sebenarnya, Faith and the Ciry pada dasarnya adalah kelanjutan kisah dari perjalanan penulis di buku sebelumnya, Bulan Terbelah di Langit Amerika dimana buku tersebut mengangkat topik tentang islamophobia yang melanda Amerika pasca tragedi WTC. Sedangkan Faith and the City sendiri mengangkat topik tentang peran media massa dalam mencitrakan islam di mata dunia.

Film ini sendiri mengisahkan tentang dilemanya seorang wanita karir, Hanum yang ditawarkan pekerjaan yang diimpikannya, menjadi seorang produser program acara di televisi GNTV (Global New York TV) yang meliput dunia islam dan Amerika. Namun pekerjaan tersebut menjauhkan hubungan Hanum pada suaminya, ditambah lagi terdapat seorang wanita, Azima Hussein yang mengagumi sosok Rangga, suaminya, yang membuatnya cemburu.

Film Hanum & Rangga: Faith and the City dibintangi oleh Acha Septriasa (Bunda Kisah Cinta 2 Kodi, Jaga Pocong) dan Rio Dewanto (Surat dari Praha, Filosofi Kopi the Movie) selaku pemeran utama. Turut serta pemain lain yaitu Titi Kamal (Demi Cinta, DOA), Arifin Putra (5 Cowok Jagoan, Sabtu Bersama Bapak), Alex Abbad (Buffalo BoysAsih), Ayu Dewi (Trinity, Penganten Sunat), Ciara Nadine Brosnan (Ananta, Kuntilanak) dan Tyson Lynch (Si Juki the Movie, Jagoan Instan).

Selaku pihak rumah produksi, MD Pictures telah menjadwalkan film Hanum & Rangga: Faith and the City akan tayang perdana pada awal bulan november dengan tagline “New York: Kota yang telah mengkhianatinya, dengan sempurna.”

Film yang diproduseri oleh Manoj Punjabi (Danur 2 MaddahGasing Tengkorak) ini memiliki soundtrack film yang berjudul Satu Sayap Tertinggal yang akan dinyanyikan oleh Krisdayanti.

Sinopsis Film Tengkorak 2018 - Misteri Bukit Tengkorak

Film Tengkorak

Film Tengkorak 2018

Tengkorak merupakan film indonesia bergenre fantasi berbalut sains fiksi yang digarap oleh Yusron Fuadi, seorang dosen di SV UGM (Universitas Gajah Mada) selaku sutradara, pemain sekaligus penulis skenario, dimana idenya didapat dari cerita fiksi ilmiah tentang adanya bukit Tengkorak yang berada di pulau Jawa, Provinsi Yogyakarta.

Film ini berkisah tentang penelitian bukit Tengkorak dan menjadi incaran bagi negara asing, bukit tengkorak ini dilihat seperti bentuk kepala manusia pada umumnya akan tetapi berukuran sangat besar. Hal ini yang menjadi misteri bagi bukit tengkorak ini.

Dalam proses pembuatannya, film Tengkorak membutuhkan waktu sekitar 3,5 tahun untuk menyelesaikannya. Film ini dibuat dengan maksud agar semua orang bisa mengetahui tentang adanya bukit Tengkorak yang benar adanya.

Film Tengkorak dibintangi oleh para mahasiswa UGM yaitu Eka Nusa Pertiwi, Guh S Mana, Rukman Rosadi, Kedung Darma Romansha, Heru Sambawa, Muhammad Abe, Haydar Salish, Ridho Ilahi, Wikan Sakarinto, Eddy OS Hiariej dan Febry Artofart.

Bergenre film fiksi ilmiah yang sudah langka di dunia perfilman Indonesia menjadikan daya tarik tersendiri dari film ini. Begitu pula dengan penggunaan teknologi visual efek yang sedikitnya terdapat 127 visual effect yang digunakan dalam film ini tidak kalah bagusnya dengan film-film Hollywood.

Film Tengkorak juga menggunakan visual efek Blue Screen, yaitu teknik pembuatan efek khusus pada gambar atau video seperti halnya green screen. Meskipun biaya produksi yang dikeluarkan terbilang minim, yaitu hanya 400-500 juta rupiah.

Film ini telah tayang di beberapa acara festival film seperti di Festival Film Cinequest 2018 di San Jose, California Amerika Serikat dan masuk nominasi Best Film untuk katagori Science Fiction, Fantasy and Thriller.

Soundtrack Film Tengkorak adalah lagu "Setangkai Teratai di Tepian Sungai" cover by Nailaa (@cecenaila)

Selaku pihak produksi, Akasacara Film dan Vokasi Studios telah menjadwalkan film Tengkorak akan tayang pada bulan oktober dengan tagline-nya "Rediscovering Humanity".

Daftar Film Indonesia Tayang di Bulan Oktober 2018

Seperti biasa, tiap bulan Mbah Sinopsis akan berbagi informasi seputar film yang akan tayang setiap bulannya berupa sinopsis dan informasi penting dalam film yang dibahas. Pada artikel kali ini, Mbah akan berbagi Daftar film Indonesia yang akan tayang di bulan Oktober 2018.
Jika kalian ingin mengetahui Daftar film barat yang termasuk dalam jajaran film Box Office maupun Blockbuster, silakan membacanya di “Daftar Film Seru di Bulan Oktober 2018”. Tanpa basa-basi, inilah beberapa referensi film yang wajib masuk daftar atau list nonton kalian bersama orang tercinta.

Sinopsis Film Generasi Micin 2018 - Kelakuan Kids Zaman Now

Film Generasi Micin vs Kevin

Film Generasi Micin 2018

Generasi Micin atau yang dikenal Generasi Micin vs Kevin merupakan film Indonesia bergenre drama komedi yang digarap oleh Fajar Nugros (Yowis Ben, Terbang: Menembus Langit) selaku sutradara dengan diproduseri oleh Chand Parwez Servia (Sajen, Kafir) dan Fiaz Servia (Belok Kanan BarcelonaSusah Sinyal).

Film Generasi Micin vs Kevin dibintangi oleh Kevin Anggara (Ngenest, Koala Kumal), Clairine Clay (film pendek: Arah Kisah Kita), Morgan Oey (Koki-Koki Cilik, Arini), Teuku Ryzki (Partikelir, Surat Cinta untuk Starla the Movie), Kamasean Matthews (Generasi Micin) dan Joshua Suherman (Cerita Cinta, Ketika Mas Gagah Pergi the Movie).

Turut serta pemain lain seperti Ari Ilham (Promise), Jennifer Coppen (Sinetron: Best Friend Forever, Nacita), Mathias Muchus (Flight 555Duka Sedalam Cinta) dan Cut Mini (3 Dara 2Posesif). Mereka akan berperan sesuai skenario yang telah dibuat oleh Faza Meonk (Si Juki the Movie).

Film ini akan mengisahkan tentang Kevin, siswa yang menganggap sekolah adalah tempat yang membosankan hingga ia menemukan sesuatu yang menyenangkan yang dapat ia lakukan disekolah.

Selaku pihak rumah produksi, Starvision telah menjadwalkan film Generasi Micin akan "Viral Di Bioskop" pada pertengahan bulan oktober 2018.

Sinopsis Film 3 Dara 2 (2018) - 3 Dara Menjadi Ibu rumah Tangga

Film 3 Dara 2

Film 3 Dara 2 2018

3 Dara 2 merupakan film Indonesia bergenre drama komedi yang digarap oleh Monty Tiwa (Suami untuk Mak, Reuni Z) selaku sutradara dan penulis skenario, bekerja sama dengan Nataya Bagya (Aku Atau Dia, 7/24) dan Farmaningsih Bustamar (Meet Me After Sunset, Demi Cinta) dalam membuat alur cerita.

Film 3 Dara 2 menjadi sekuel dari film 3 Dara yang rilis pada tahun 2015 garapan dari Ardy Octaviand dengan kembali melanjutkan kisah 3 lelaki yaitu Affandy, Jay dan Richard yang hidup berumah tangga.

Film yang diproduseri oleh Deni Dirmansyah (Rompis, Gila Lu Ndro) ini kembali dibintangi oleh aktor utamanya yaitu Tora Sudiro (HoaxBenyamin Biang Kerok), Adipati Dolken (Teman tapi MenikahHujan Bulan Juni) dan Tanta Ginting (The Perfect Husband, Insya Allah Sah 2).

Turut serta pemain lain seperti Cut Mini (Belok Kanan Barcelona, Generasi Micin), Fanny Fabriana (Cinta Laki-Laki Biasa, Koki-Koki Cilik), Ovi Dian (Mars Met Venus), Rania Putrisari (Surat Cinta untuk Kartini), Soleh Solihun (Mau Jadi Apa?Susah Sinyal), Rianti Cartwright (Bayi GaibSurat Cinta untuk Starla the Movie), Hengky Solaiman (Dimsum Martabak, Love Reborn) dan Dwi Sasono (ChrisyeWiro Sableng 212).

Selaku pihak rumah produksi, MNC Pictures telah menjadwalkan film 3 Dara 2 akan tayang pada akhir bulan oktober di seluruh bioskop Indonesia.

Sinopsis Film Dear Nathan Hello Salma 2018 - Kelanjutan Kisah Cinta Nathan dan Salma

Film Dear Nathan Hello Salma 2018

Film Dear Nathan Hello Salma 2018

Dear Nathan Hello Salma atau yang dikenal Dear Nathan 2 merupakan film Indonesia bergenre drama romantis yang digarap oleh Indra Gunawan (Dear Nathan, Serendipity) selaku sutradara dan diproduseri oleh Gope T Samtani (Pengabdi SetanSesat) bekerja sama dengan Sunil G Samtani (Hangout, Reuni Z) dan Priya NK (Jilbab Traveler, Wewe) selaku poduser eksekutif.

Film ini menjadi sekuel dari film pertamanya, Dear Nathan yang rilis pada tahun 2017 yang melanjutkan kisah cinta dari Nathan dan Salma dengan mengadaptasi ceritanya dari novel bestseller tahun 2018 karya Erisca Febriani yang berjudul Hello Salma. Kemudian ceritanya diadaptasi kedalam film oleh Bagus Bramanti (Benyamin Biang Kerok, Yowis Ben) selaku penulis skenario.

Film Dear Nathan Hello Salma kembali dibintangi oleh pemeran utamanya yaitu Jefri Nichol (Something in Between, Jailangkung) dan Amanda Rawles (One Fine DayLondon Love Story 3). Juga menghadirkan aktor dan aktris lain seperti Susan Sameh (Miss Call, Suami untuk Mak), Devano Danendra, Surya Saputra (Hujan Bulan JuniMy Generation), Gito Gilas (Rompis, Catatan Dodol Calon Dokter), Diandra Agantha (Teman Tapi Menikah), Sonia Alexa (Sajen), Zoe Abbas Jackson (Bisikan Iblis) dan Rendi John (Teman Tapi Menikah).

Selaku phak rumah produksi, Rapi Films telah menjadwalkan film Dear Nathan Hello Salma akan tayang pada akhir bulan oktober.

Film di Tahun ini


More »

Genre Horror


More »