Sinopsis Film Chrisye 2017 - Kisah Sang Musisi Legendaris

Film Chrisye 2017

Film Chrisye 2017

Chrisye merupakan film biografi bergenre drama yang mengangkat kisah hidup musisi legendaris Indonesia, Chrismansyah Rahadi atau yang dikenal sebagai Chrisye. Film ini digarap oleh Rizal Mantovani (Jailangkung, Gerbang Neraka) selaku sutradara dengan bantuan dari keluarga Chrisye seperti anak kandungnya, Pasha Chrismansyah yang ikut ambil adil dalam kursi produser serta pemain dan sang istri yang telah mendampingi Chrisye selama 25 tahun, Damayanti Noor selaku penulis skenario bersama Alim Studio (Ayat Ayat Cinta 2, Mooncake Story) yang akan berbagi cerita dari sudut pandang seorang istri dengan memaparkan bagaimana kehidupan mendiang Chrisye di kesehariannya yang tak banyak diketahui orang.

Dalam kursi produser, Pasha akan dibantu oleh Rissa Putri, Setioro S dan Rini Noor. Film Chrisye akan menghadirkan jejeran bintang papan atas seperti Vino G Bastian (Warkop DKI Reborn, Talak 3) yang dipercaya untuk berperan sebagai Chrisye, Velove Vexia (Hujan Bulan Juni, Cinta Laki-Laki Biasa) yang akan berperan menjadi istri dari Chirsye kemudian Dwi Sasono (5 Cowok Jagoan, Kartini) yang berperan sebagai Guruh Soekarnoputra, seorang penulis lagu. Turut serta pemain lainnya seperti Ray Sahetapy (Jingga, I Am Hope), Andi Arsyil Rahman (Ketika Cinta Bertasbih, Molulo), Teuku Rifnu Wikana (Wage, Night Bus) dan Cholidi Asadil Alam (Duka Sedalam Cinta, Ketika Mas Gagah Pergi the Movie).

Dalam film ini akan menceritakan bagaimana perjalanan Chirsye dalam dunia musik dengan menyeimbangkan kehidupan sebagai selebriti dan juga kepala keluarga. Salah satu karyanya "Ketika Tangan dan Kaki Berkata", Lagu dengan aransemen orchestra dari Erwin Gutawa ini akan menjadi salah satu soundtrack film Chirsye.

Diproduksi oleh MNC Pictures dan Vito Global Visi, Film Chrisye dijadwalkan akan tayang perdana pada awal bulan Desember yang tentunya akan meramaikan jajaran film besar diakhir tahun yang wajib untuk ditonton.

Sinopsis Film Susah Sinyal 2017

Film Susah Sinyal 2017

Film Susah Sinyal 2017

Susah Sinyal merupakan film Indonesia bergenre drama komedi garapan Ernest Prakasa (Sabtu Bersama Bapak, Stip & Pensil) selaku sutradara, penulis dan juga pemain difilm ini. Menjadi film ketiga setelah 'Ngenest' dan 'Cek Toko Sebelah', Film ini akan mengambil lokasi syuting di Jakarta dan juga di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Film Susah Sinyal akan menghadirkan aktor dan aktris senior seperti Darius Sinathrya (Nada untuk Asa, Negeri Dongeng), Asri Welas (Triangle the Dark Side, Takut Kawin), Adinia Wirasti (Kartini, Critical Eleven), Gading Marten (Sampai Ujung Dunia, Hangout) dan Valerie Thomas (Kamar 307, Para Pemburu Gajah) yang akan berkolaborasi dengan aktris baru seperti Aurora Ribero dan Refal Hady (Galih dan Ratna).

Turut serta pula para komika yang akan membumbui film bernuansa drama ini dengan candaan-candaan ringan, Ge Pamungkas (Negeri Van Oranje, Jomblo), Arie Kriting (Lamaran, Warkop DKI Reborn), Dodit Mulyanto (Talak 3, Suami Untuk Mak), Abdur Arsyad (Duka Sedalam Cinta, The Chocolate Chance), Lolox (Komedi Gokil, Security Ugal-Ugalan), Soleh Solihun (Mau Jadi Apa?) dan Denny Gitong (Comic Kong X Kong). yang akan berperan sesuai cerita karangan dari Ernest bersama sang istri, Meira Anastasia (The Underdogs) yang kembali berkolaborasi setelah sukses di film Cek Toko Sebelah.

Untuk kursi produser, film ini akan ditangani oleh Chand Parwez Servia (Hujan Bulan Juni, From London to Bali) dan Fiaz Servia (Sweet 20, Ada Cinta di SMA) bersama dengan Riza (Jagoan Instan, Raksasa dari Jogja), Reza Servia (Cinta Laki-Laki Biasa, Koala Kumal) dan Mithu Nisar (This is Cinta, Air & Api) selaku produser eksekutif.

Selaku pihak produksi film, Starvision dan iFlix telah menjadwalkan Film Susah Sinyal 'Siap Terhubung' pada akhir tahun 2017, tepatnya pada akhir bulan Desember.

Sinopsis Film Mau Jadi Apa? (2017)

Film Mau Jadi Apa? (2017)

Film Mau Jadi Apa? (2017)

Mau Jadi Apa? merupakan film komedi yang disutradarai oleh Soleh Solihun (Susah Sinyal, The Underdogs) bersama dengan Monty Tiwa (Critical Eleven, Suami Untuk Mak). Selain menyutradarai, Soleh Solihun juga menjadi tokoh utama Mau Jadi Apa?. Karena film ini diadaptasi dari novel karya dia yang diangkat dari kisah pribadinya dalam menempuh pencarian jati diri, (Kurang lebih begitulah.., kata Soleh).

Soleh Solihun adalah salah satu stand up comedian papan atas di Indonesia yang mengawali karirnya menjadi seorang wartawan. Dia pernah juga menjadi reporter di Trax Magazine (2004-2005), Feature Editor di Playboy Indonesia (2006-2008), dan Editor di Rolling Stone Indonesia (2008-2012). Salah satu tulisan Soleh pernah mendapat penghargaan dari Anugerah Adiwarta Sampoerna pada tahun 2006 sebagai feature terbaik dalam kategori Seni dan Budaya. Dan hingga saat ini, Soleh telah menerbitkan 4 buku, yaitu Majelis Tidak Alim, Celoteh Soleh, Kastana Taklukkan Jakarta dan Mau Jadi Apa?.

Berbekal pengalaman menjadi seorang jurnalis yang mumpuni, Soleh berhasil membuat filmnya sendiri selama menjadi mahasiswa di Universitas Padjajaran dengan julukannya, Si Macan Kampus.

Dalam penulisan alur cerita, Soleh dibantu oleh Agasyah Karim (Street Society, Badoet) dan Khalid Kashogi (Gara-gara Bola, Madame X). Selaku pihak produksi film, Starvision dan Millennia menggait Chand Parwez Servia (Sweet 20, Hujan Bulan Juni) dan Gangsar Sukrisno (Mencari Hilal, Ada Surga di Rumahmu) untuk menangani film Mau Jadi Apa? sebagai produser. Dengan dibantu Fiaz Servia dan Putut Widjanarko selaku Produser Eksekutif.

Film Mau Jadi Apa? juga akan menceritakan teman-teman Soleh seperti Lukman yang diperankan Boris Bokir (Rudy Habibie, Toba Dreams), Marsyel diperankan oleh Adjis Doaibu (Cek Toko Sebelah, From London to Bali), Awwe (Ada Cinta di SMA, Total Chaos) sebagai Eko, Syarif diperankan oleh Ricky Wattimena, Anggika Bolsterli (Koala Kumal, Trinity, the Nekad Traveler) yang berperan sebagai Fey dan cewek cantik idaman Soleh, Ros yang diperankan oleh Aurelie Moeremans (Tommi n JerriJomblo).

Turut serta pemain lainnya, Gading Marten (Hangout, Me vs Mami), Uus (Modus, Jagoan Instan), Andika Pratama (Negeri 5 Menara, Jakarta Hati), Ernest Prakasa (Stip & Pensil, Ngenest), Budi Dalton (Shy Shy Cat, Insya Allah Sah), Joe Project (My Stupid Boyfriend, Psikopat), Tarsan (Pertaruhan, The Guys), Putri Marino (Posesif) dan Rohana (Midnight, Bajaj Bajuri The Movie). Juga beberapa cameo yang terdapat di daftar cast pemain dibawah.

Dijadwalkan film biografi dari Soleh Solihun ini akan tayang pada akhir bulan November di bioskop-bioskop kesayangan Anda.

Sinopsis Film Keluarga Tak Kasat Mata 2017

Film Keluarga Tak Kasat Mata 2017

Film Keluarga Tak Kasat Mata 2017

Keluarga Tak Kasat Mata merupakan film Horor Indonesia yang diadaptasi dari pengalaman nyata sang penulis, Bonaventura Genta. Pada awalnya kisah ini sukses menjadi bahan pembicaraan diforum terbesar di Indonesia, Kaskus dan membuat merinding para pembaca kisah bersambungnya. Cerita Keluarga Tak Kasat Mata memiliki 13 part dalam forum Kaskus yang kemudian diangkat menjadi cerita novel 'best seller' dengan judul yang sama oleh Gagasmedia selaku penerbit.

Kisah ini menceritakan tentang sebuah rumah angker di jalan Magelang, Yogyakarta, tempat kerja Genta dulu yang misterius akan keberadaan keluarga yang tak kasat mata.

Rumah produksi Maxima Pictures mengambil kesempatan untuk memvisualisasikan cerita ini ke layar lebar. Dengan menggait Hedy Suryawan (KM 97, Rumah Belanda) selaku sutradara, sebelumnya film ini disutradarai oleh Monty Tiwa. Untuk kursi produser, Ody Mulya Hidayat (Sabtu Bersama Bapak, Baracas) akan mengambil bagian ini dan dalam pembuatan skenario, Genta dibantu oleh Lele Laila (Untuk Angeline, Danur) dan Evelyn Afnila.

Dengan budget pembuatan hingga sekitar Rp 8 milliar, Film Keluarga Tak Kasat Mata menghadirkan aktor tampan perfilman Indonesia seperti Deva Mahenra (Cinta Laki-Laki Biasa,Jomblo), Ganindra Bimo (Gangster, Midnight Show) dan Miller Khan (Ketika Mas Gagah Pergi the Movie, Petak Umpet Minako). Turut serta pula penyanyi cantik, Aura Kasih (3 Cewek Petualang, Surat Kecil untuk Tuhan) dan Wizzy Williana (Negeri Van Oranje, Anak Kos Dodol) serta beberapa bintang lainnya yaitu Kemal Palevi (Modus, Surga Yang Tak Dirindukan 2), Gary Iskak (Total ChaosMy Stupid Boyfriend) dan Tio Pakusadewo (My Generation, Pertaruhan).

Film Keluarga Tak Kasat Mata dijadwalkan akan gentayangan pada akhir bulan November.

Daftar Film Indonesia Yang Tayang di Bulan November 2017

Seperti biasa, tiap bulan Mbah Sinopsis akan berbagi informasi seputar film yang akan tayang setiap bulannya berupa sinopsis dan informasi penting dalam film yang dibahas. Pada artikel kali ini, Mbah akan berbagi Daftar film Indonesia yang akan tayang di bulan November 2017.
Jika kalian ingin mengetahui Daftar film barat yang termasuk dalam jajaran film Box Office maupun Blockbuster, silakan membacanya di “Daftar Film Seru di Bulan November 2017”. Tanpa basa-basi, inilah beberapa referensi film yang wajib masuk daftar atau list nonton kalian bersama orang tercinta.

Sinopsis Film Mata Batin - Believing Is Seeing 2017

Film Mata Batin 2017

Film Mata Batin: Believing Is Seeing 2017

Mata Batin merupakan film Indonesia bergenre horor yang digarap oleh Rocky Soraya (The Guys, Tarot) selaku sutradara sekaligus produser dalam film ini. Dalam kursi produser, Rocky akan dibantu oleh Mohan Nankani (308, Single) selaku Line Produser.

Hitmaker Studio selaku pihak produksi film menghadirkan aktor dan aktris ternama didunia perfilman seperti Denny Sumargo (Erau Kota Raja, Kartini) dan Jessica Mila (Koala Kumal, Jomblo Ngenes), film ini menjadi film horror pertama Jessica Mila. Turut serta pemain lainnya, Epy Kusnandar (Duka Sedalam CintaJomblo), Bianca Hello (Mereka Yang Tak Terlihat), Voke Victoria (Gasing Tengkorak) dan Citra Prima (Tuyul part 1, Midnight Show), seorang parapsikologi atau ahli mengkaji ilmu-ilmu spiritual dan kebatinan untuk mengembangkan diri.

Dalam upaya untuk membuat suasana dalam film lebih mencekam, Rocky meminta Citra untuk membuat mantra yang nantinya akan dijadikan soundtrack lagu dalam film ini. Mantranya tersebut disusun dari bahasa Sanskerta kuno yang diyakini memiliki energi hidup untuk membuat para penonton merasa sensitif saat mendengarkan mantranya.

Para pemain tersebut akan berperan sesuai dengan skenario yang dibuat oleh Fajar Umbara (Anak Kos Dodol, The Doll 2) dan Riheam Junianti (Rumah Gurita, Sunshine Becomes You). Dengan taglinenya, "Believing Is Seeing", Mata Batin dijadwalkan akan terbuka pada akhir bulan November.

Sinopsis Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak 2017

Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak 2017

Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak 2017

Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak atau yang dikenal juga sebagai Marlina the Murderer in Four Acts merupakan film Indonesia bergenre drama thriller. Produksi film ini kerja sama antara Indonesia, Perancis, Malaysia, Singapura, dan Thailand yang didanai oleh Yayasan Cinemas du Monde, Kementerian Komunikasi dan Kebudayaan dan Kementerian Luar Negeri Prancis.

Dengan pihak produksinya, Cinesurya, Shasha & Co Production, Cinesurya Pictures, Kaninga Pictures, Astro Shaw, HOOQ dan Purin Pictures. Didistributori oleh Icarus Films dan Kimstim Films dengan memperkenalkan keindahan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Film ini menghadirkan aktor dan aktris Indonesia berbakat seperti Marsha Timothy (Toba Dreams, Nada untuk Asa), Yoga Pratama (Khalifah, Bidah Cinta), Egi Fedly (Pengabdi Setan, Ular Tangga) dan Haydar Salishz (Mancari Hilal, The Window). Turut serta pula pemain lainnya, Indra Birowo (Gunung Kawi, Galih dan Ratna), Yayu Unru (Posesif, Perfect Dream), Rita Matu Mona (Cemeng 2005) dan Anggun Priambodo (Rocker Rain, Rock N Roll) yang akan berperan sesuai dengan skenario ciptaan Mouly Surya (Fiksi, Kambing Jantan), Rama Adi (Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta) serta Garin Nugroho (Mata Tertutup, Mooncake Story).

Mouly Surya juga akan menyutradarai film ini, sedangkan Rama Adi juga akan memproduserinya bersama Fauzan Zidni (republik twitter) dengan dibantu oleh Isabelle Glachant selaku Co-Produser, Williawati, Dani Rachadian, Najwa Abu Bakar serta Peter Bithos selaku produser eksekutif.

Dijadwalkan film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak akan tayang serentak dibioskop Tanah air pada pertengahan bulan November. Sebelumnya, Film yang dikenal dengan judulMarlina the Murderer in Four Acts telah tayang perdana di Directors Fortnight, Cannes Film Festival, Toronto International Film Festival serta dibeberapa negara yang mengadakan festival film seperti Denmark, Jerman, India, Spanyol, USA, Taiwan, Polandia dan Switzerland. Dari berbagai ajang festival yang diikuti, Marsha Timothy berhasil memenangkan penghargaan aktris terbaik di Sitges International Fantastic Film Festival, Spanyol 2017.

Penayangannya diberbagai negara memberikan film Marlina the Murderer in Four Acts rating 6.7 disitus besar seperti IMDb dengan jumlah voting sekitar 160, sedangkan dari Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan tomat segar, skor 86% dengan rata-rata ratingnya sekitar 7.5/10.

Film di Tahun ini


More »

Genre Horror


More »